Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Produksi Beras Aceh Turun 25,79 Ribu Ton di 2025, Dampaknya?

03 Februari 2026 12:12

Produksi beras di Aceh turun 25,79 ribu ton pada 2025. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan luas panen dan produktivitas padi. Dampaknya akan mempengaruhi keamanan pangan warga Aceh. BPS Aceh menggunakan metode survei kerangka sampel area (KSA) dan survei ubinan untuk mengukur produksi padi.

Dampak Penurunan Produksi Beras

  • Penurunan luas panen: Luas panen padi pada 2025 mencapai 283,18 ribu hektare, turun 18,01 ribu hektare (5,98 persen) dibandingkan 2024.
  • Produksi padi turun: Produksi padi di Aceh sepanjang 2025 mencapai 1,62 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), turun 2,7 persen dibandingkan 2024.
  • Produksi beras turun: Produksi beras sepanjang 2025 setara dengan 930,49 ribu ton, turun 25,79 ribu ton dibandingkan 2024.
  • Produksi terendah: Produksi beras terendah terjadi pada bulan Juli, yaitu sebesar 6,96 ribu ton.

Metode Pengukuran

  • Survei Kerangka Sampel Area (KSA): Mengukur luas panen padi.
  • Survei Ubinan: Mengukur angka produktivitas padi.
  • Konversi gabah: Mengubah gabah menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk.

Dampak Sosial dan Ekonomi

  • Keamanan pangan: Penurunan produksi beras dapat mempengaruhi keamanan pangan warga Aceh.
  • Ekonomi lokal: Penurunan produksi padi dapat mempengaruhi ekonomi lokal, terutama bagi petani dan UMKM yang tergantung pada produksi padi.
Produksi Beras Aceh Turun 25,79 Ribu Ton di 2025, Dampaknya?
0123456789