Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Produksi Migas Aceh 2025 Lampaui Target, Capai 1.898 Barel per Hari

02 Februari 2026 20:03

Produksi minyak dan gas bumi (migas) Aceh sepanjang tahun 2025 tercatat melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Dari target awal 1.665 barrel per day, realisasi produksi minyak Aceh mencapai 1.898 barrel per day atau sekitar 114 persen dari target. Capaian tersebut disampaikan Inspektur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Komjen Pol (Purn) Dr. Yudhiawan, saat membacakan sambutan Menteri ESDM pada pembukaan 7th Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Banda Aceh.

Selain minyak, produksi gas bumi Aceh juga melampaui target. Sepanjang 2025, produksi gas tercatat sebesar 81,80 million standard cubic feet per day (mmscfd) atau sekitar 104 persen dari target 78,33 mmscfd.

Kinerja Positif Sektor Hulu Migas

  • Produksi minyak Aceh mencapai 1.898 barrel per day, melebihi target 1.665 barrel per day.
  • Produksi gas bumi Aceh mencapai 81,80 mmscfd, melebihi target 78,33 mmscfd.
  • Capaian tersebut mencerminkan kinerja positif pengelolaan sektor hulu migas Aceh di bawah Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).
  • Aceh menjadi salah satu penopang pasokan energi nasional.

Upaya Peningkatan Produksi Nasional

  • Lifting migas nasional saat ini berada pada kisaran 605 ribu barel per hari, sementara kebutuhan domestik mencapai lebih dari 1,6 juta barel per hari.
  • Peningkatan produksi nasional ditargetkan hingga 1 juta barel per hari pada 2030.
  • Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui optimalisasi sumur eksisting, pencarian cadangan baru, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Kontribusi Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral

  • Sektor energi dan sumber daya mineral kontribusi sekitar 15 persen dari APBN.
  • Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM tahun 2025 mencapai 108 persen dari target.
  • Pengelolaan hulu migas Aceh menunjukkan inovasi dan efisiensi, termasuk dalam pengembangan lapangan marginal.

Sinergi Antarpemangku Kepentingan

  • Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan migas, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjawab tantangan sektor migas.
  • Sinergi ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya.
  • Aceh diharapkan menjadi salah satu pilar strategis dalam mendukung target nasional produksi 1 juta barel per hari pada 2030.

Penyelenggaraan Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, sekaligus mendorong pengembangan energi baru menuju kemandirian energi nasional.

Produksi Migas Aceh 2025 Lampaui Target, Capai 1.898 Barel per Hari
0123456789