Kembaliekonomi

Produksi Padi di Aceh Barat Daya Capai 7-9 Ton per Hektare, Harga Stabil di Atas HPP

Penulis

serambinews.com

Tanggal

04 Mar 2026

Produksi Padi di Aceh Barat Daya Capai 7-9 Ton per Hektare, Harga Stabil di Atas HPP

Produksi padi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada musim tanam 2025/2026 mencapai 7 hingga 9 ton per hektare. Hasil ini didapatkan dari pengambilan ubinan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Abdya bersama Dinas Pertanian dan penyuluh lapangan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA).

Harga Gabah Kering Panen (GKP) saat ini berada pada kisaran Rp 6.800 hingga Rp 7.000 per kilogram, di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kg. Kondisi ini memberikan harapan bagi petani di Abdya, terutama di tengah situasi di mana hanya sebagian kabupaten di Aceh yang sedang memasuki masa panen.

Dampak dan Harapan

  • Produktivitas tinggi: Hasil panen yang mencapai 7-9 ton per hektare menunjukkan potensi Abdya sebagai lumbung pangan di Aceh.
  • Harga stabil: Harga gabah yang stabil di atas HPP memberikan keuntungan bagi petani.
  • Pemantauan berkelanjutan: Pemerintah daerah akan terus memantau hasil panen dan stabilitas harga untuk menjaga kesejahteraan petani.
  • Peran strategis: Abdya tidak hanya menjadi penghasil utama padi, tetapi juga penyangga pangan untuk wilayah pantai barat selatan Aceh, termasuk daerah terdampak bencana.

Dengan kondisi ini, Abdya optimistis dapat mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Aceh.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.