Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Produksi Sampah Banda Aceh Naik Jadi 260 Ton/Hari Selama Ramadhan

5 hari yang lalu

Selama bulan Ramadhan, produksi sampah di Banda Aceh mengalami peningkatan signifikan. Dari rata-rata 258 ton/hari, jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa meningkat menjadi 260 ton/hari. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya konsumsi masyarakat dan bertambahnya pedagang musiman selama bulan suci.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota (DLHK) Banda Aceh, Hamdani, melalui Kabid Pengelolaan Persampahan, Asnawi, menyatakan bahwa sampah terbanyak berupa sampah organik sisa makanan, batok kelapa muda, dan ampas tebu. Selebihnya terdiri dari sampah plastik dan campuran.

Dampak dan Imbauan

  • Peningkatan sampah: Dari 258,58 ton/hari menjadi 260,18 ton/hari selama Ramadhan.
  • Sumber sampah: Utamanya dari sisa makanan, batok kelapa muda, dan ampas tebu.
  • Imbauan DLHK: Pedagang diminta memilah sampah dan mengemasnya dengan baik agar mudah diangkut oleh petugas kebersihan.
  • Prediksi: Jumlah sampah diperkirakan akan terus bertambah seiring bertambahnya pedagang musiman.

DLHK Banda Aceh mengimbau seluruh pedagang untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dengan memilah sampah. Hal ini penting untuk memastikan sampah dapat diangkut dengan efisien dan tidak berserakan di tempat umum.

Produksi Sampah Banda Aceh Naik Jadi 260 Ton/Hari Selama Ramadhan
0123456789