News
Prof Mirza Tabrani Resmi Jabat Rektor USK Periode 2026-2031, Tantangan Kompleks Menanti
4 hari yang lalu
Prof Mirza Tabrani resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 setelah pengucapan sumpah dan pelantikan yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Darussalam, Banda Aceh. Pelantikan dipimpin oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK Dr Safrizal ZA dan dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Sains, Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Khairul Munadi.
Ketua MWA USK Safrizal ZA mengucapkan selamat kepada Prof Mirza Tabrani dan menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan rektor sebelumnya Prof Marwan. Ia menilai proses pemilihan rektor berjalan lancar dan damai, mencerminkan kedewasaan demokrasi di USK.
Tantangan Kepemimpinan Baru
- Keseimbangan Akademik dan Administrasi: Rektor baru diharapkan mampu menyeimbangkan kebebasan akademik dengan efisiensi administrasi.
- Dampak Nyata bagi Masyarakat: USK harus terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh, terutama di pelosok Bumi Serambi Mekkah.
- Tradisi Ilmu dan Akar Lokal: USK diharapkan tetap menjaga tradisi ilmu yang mengintegrasikan iman dan ilmu, agama dan sains, serta akar lokal dan semangat universal.
Kilas Balik dan Harapan
- Sejarah USK: Nama Universitas Syiah Kuala dipilih untuk menegaskan keberlanjutan tradisi ilmu yang telah berabad-abad hidup di Bumi Aceh.
- Predikat USK: USK dikenal sebagai Jantung Hatinya Rakyat Aceh, di mana denyut kampus adalah denyut kehidupan rakyat Aceh.
- Harapan ke Depan: Kepemimpinan baru diharapkan mampu menavigasi lingkungan yang kompleks untuk perubahan yang cepat dan berdampak positif.
