News
6.211 Unit Huntara di Aceh Siap Temani Warga, Pengungsian Berkurang
15 Februari 2026 12:39
Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Aceh mencatat akselerasi signifikan dalam penyediaan hunian bagi para pengungsi. Dalam kurun waktu hanya sepekan, pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Bumi Serambi Mekkah menunjukkan lompatan progres yang melampaui ekspektasi awal.
Kepala Satgaswil Aceh, Safrizal ZA, melaporkan bahwa hingga 14 Februari 2026, sebanyak 6.211 unit Huntara telah rampung 100 persen. Angka ini menunjukkan penambahan masif sebanyak 1.810 unit jika dibandingkan dengan data per 6 Februari yang baru menyentuh 4.401 unit.
Progres Huntara di Aceh
- 6.211 unit Huntara selesai dalam waktu satu pekan.
- 1.810 unit tambahan dibandingkan minggu sebelumnya.
- Ribuan keluarga mulai menempati hunian yang lebih layak.
- Populasi pengungsi di barak-barak darurat terus menurun.
Safrizal menegaskan bahwa percepatan ini bukan sekadar mengejar angka statistik, melainkan upaya mendesak untuk memindahkan warga dari tenda-tenda darurat yang rentan terhadap cuaca ekstrem.
"Target utama kami adalah memastikan saudara-saudara kita tidak terlalu lama berada di pengungsian terbuka. Dengan rampungnya 6.211 unit ini, ribuan keluarga kini mulai menempati hunian yang lebih layak dan terlindungi," ujar Safrizal ZA dalam keterangan tertulis, Ahad, 15 Februari 2026.
Seiring dengan bertambahnya ketersediaan unit Huntara, populasi pengungsi di barak-barak darurat dilaporkan terus menurun secara konsisten. Satgaswil Aceh berkomitmen untuk terus mengawal proses transisi ini hingga seluruh warga terdampak mendapatkan tempat bernaung yang memadai sebelum memasuki tahap pemulihan permanen.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh pascabencana, dengan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan sebagai prioritas tertinggi.
Sebaran Pembangunan di 12 Wilayah
Pembangunan Huntara ini tersebar di 12 kabupaten/kota dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah terdampak paling parah.
