Pada Selasa, 2 Juni 2026, angin kencang disertai hujan deras melanggar Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dan mengakibatkan kerusakan pada puluhan hunian sementara (huntara) yang ditempati penyintas banjir besar akhir tahun 2025.
Kerusakan ini menambah beban bagi keluarga yang baru beberapa bulan telah meninggalkan lokasi bencana sebelumnya, mengembalikan mereka ke situasi rentan dan memicu kembali trauma psikologis, terutama pada anak-anak, perempuan, dan lansia.
Skala Kerusakan dan Lokasi Terdampak
- 58 unit huntara terkena dampak; 11 unit rusak berat, 20 unit sedang, 5 unit ringan.
- Di Gampong Rumoh Rayeuk, 11 unit huntara BNPB rusak berat (lokasi kerusakan terparah).
- Di Desa Buket Linteung, 7 unit huntara dan 1 unit mushala KPU rusak berat.
- Di Desa Geudumbak, 4 unit huntara rusak berat, 4 unit sedang, dan 2 unit ringan.
- 3 anak mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.
- Pemerintah menyiapkan tenda darurat untuk penghuni dengan huntara rusak berat; warga memohon perbaikan cepat dan jelasnya bantuan Jadup.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Terima 647 Tumpuk Daging Qurban dari USK","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":85,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Rumah Amal Masjid Jam
“Iduladha mengajarkan kita tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian. Qurban ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar USK
Warga Aceh Tamiang merasa lega saat 200 huntap siap Jun 2026
“Kami terus mendorong penyelesaian administrasi agar pembangunan tidak tertunda sambil menunggu legalisasi lahan selesai,” ujarnya.
Warga Aceh Menghadapi Kenaikan Harga Beras dan Tomat, Inflasi 5,12%
BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 5,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu...
Siswa Lhokseumawe Terima 1.500 Paket School Kit PMI Pasca Banjir
PMI Kota Lhokseumawe bergerak cepat untuk membantu memulihkan semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.