News
Tenaga Medis Bireuen Bersihkan Polindes Tertimbun Banjir di Blang Garang
22 Januari 2026 19:34
Puluhan tenaga medis Puskesmas Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, turun tangan membantu membersihkan Polindes di Desa Blang Garang, Samalanga, yang tertimbun lumpur akibat banjir. Kegiatan ini melibatkan 75 anggota dengan peralatan seperti kereta sorong, cangkul, dan sekop untuk memulihkan fasilitas kesehatan yang terganggu.
Kepala UPTD Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani SKM, menyatakan bahwa Polindes tersebut sebelumnya penuh lumpur tebal, sehingga aktivitas pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan maksimal. Selain pemulihan fasilitas, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan antar tenaga medis dalam menghadapi bencana alam.
Kondisi Polindes Pasca Banjir
- Pintu pagar depan tidak bisa dibuka karena tertutup lumpur.
- Halaman dan ruangan penuh lumpur yang menghambat aktivitas.
- Tenaga medis berbalut lumpur untuk membersihkan area Polindes.
Hasil Pembersihan
- Ruangan sudah bersih setelah pembersihan bersama.
- Polindes siap melayani masyarakat kembali.
- Kebersamaan dan kekompakan antar tenaga medis semakin erat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Polindes dapat kembali berfungsi secara optimal dan melayani masyarakat Desa Blang Garang dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana tenaga medis di Bireuen bekerja sama dalam menghadapi bencana alam untuk kepentingan masyarakat.
Dampak Jangka Panjang
- Pelayanan kesehatan di Desa Blang Garang dapat berjalan kembali.
- Kesiapan tenaga medis dalam menghadapi bencana alam semakin baik.
- Kebersamaan dan kekompakan antar tenaga medis semakin kuat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Blang Garang dapat kembali mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan tenaga medis dapat lebih siap dalam menghadapi bencana alam di masa mendatang.
Nilai Edukasi
- Pentingnya kebersamaan dalam menghadapi bencana alam.
- Peran tenaga medis dalam pemulihan fasilitas kesehatan.
- Dampak banjir terhadap pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kebersamaan, dampak bencana alam dapat diminimalisir dan pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan dengan baik.
