News
Jembatan Kutablang Bireuen Dibatasi 30 Ton, Tronton Dilarang Melintas
10 jam yang lalu
Dinas PUPR Bireuen mengeluarkan pengumuman penting bagi pengendara yang melintas Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang. Mulai Ahad (18/1/2026), kendaraan dengan beban lebih dari 30 ton dilarang melintas untuk menjaga keselamatan dan kepentingan bersama. Kebijakan ini diambil setelah dua kali kerusakan lantai jembatan akibat muatan berlebih.
Jembatan bailey ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat di jalur Banda Aceh-Medan. Jika jembatan ini rusak, dampaknya akan besar bagi perekonomian masyarakat Aceh. Oleh karena itu, petugas akan menerapkan pengawasan ketat dan sanksi tegas bagi kendaraan yang melanggar ketentuan.
Kendaraan yang Diperbolehkan
- Pikap (sumbu 1.1)
- Truk sedang (sumbu 1.1)
- Truk engkel (sumbu 1.2)
- Truk besar maksimal dua sumbu (tipe 1.2)
- Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tiga sumbu
- Kendaraan pengangkut BBM dan gas milik Pertamina
Kendaraan yang Dilarang
- Truk tronton (sumbu 1.2.2) ke atas
Alasan Pembatasan
- Jembatan bailey terus mengalami penurunan dan kerusakan lantai.
- Dua kali kerusakan terjadi pada Rabu (14/1/2026) dan Jumat (16/1/2026).
- Jembatan harus bertahan hingga Juni 2026, menunggu pembangunan jembatan rangka baja baru.
Dampak dan Harapan
- Jembatan Krueng Tingkeum adalah satu-satunya jembatan utama penghubung jalan nasional Medan-Banda Aceh.
- Pembatasan ini diharapkan mencegah kerusakan struktur jembatan secara permanen.
- Diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang melanggar ketentuan muatan yang ditetapkan.
Usulan untuk Pengawasan
- Pembangunan jembatan timbang untuk mengukur beban kendaraan.
- Pengawasan ketat oleh Dinas Perhubungan, Polantas, dan TNI untuk memastikan kendaraan tidak melebihi kapasitas 30 ton.
Dengan langkah ini, diharapkan jembatan dapat bertahan hingga pembangunan jembatan baru rampung, dan perekonomian masyarakat Aceh tidak terganggu.
Kondisi Jembatan Kutablang
- Dua kali kerusakan lantai akibat muatan berlebih.
- Pembatasan beban maksimal 30 ton untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
- Pengawasan ketat oleh petugas di lapangan.
Dampak bagi Masyarakat
- Jembatan ini merupakan akses vital penghubung Banda Aceh-Medan.
- Kerusakan jembatan dapat berdampak besar pada perekonomian masyarakat Aceh.
- Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran transportasi dan perekonomian masyarakat.
