News
Program Makan Bergizi Gratis Aceh Berpotensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun
2 jam yang lalu
Pemerintah membuka peluang untuk menghemat anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rp40 triliun per tahun. Salah satu opsi yang dibahas adalah pengurangan hari operasional MBG dari enam menjadi lima hari dalam seminggu, tanpa mengurangi jatah makanan bagi siswa.
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa langkah ini masih bersifat opsi dan belum menjadi keputusan final. Anggaran program MBG pada 2026 tercatat sebesar Rp335 triliun, dengan Rp268 triliun disalurkan melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana utama.
Potensi Efisiensi dan Dampaknya
- Penghematan Anggaran: Potensi penghematan Rp40 triliun dari program MBG belum termasuk total efisiensi pemerintah yang telah ditetapkan sebesar Rp81 triliun.
- Jatah Makanan Tetap: Pengurangan hari operasional tidak mengurangi jatah makanan bagi siswa, sehingga anak sekolah tetap menerima gizi yang layak.
- Keputusan Akhir: Keputusan akhir terkait skema pelaksanaan MBG akan diumumkan oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, setelah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Kondisi Fiskal: Pemerintah baru akan melaksanakan langkah ini jika kondisi fiskal mendesak.
Tantangan dan Langkah Selanjutnya
- Kendala Efisiensi: Upaya penghematan seringkali menemui kendala karena sebagian instansi justru mengajukan tambahan anggaran dalam pembahasan.
- Koordinasi Antar Instansi: Pemerintah akan mengatur pemotongan anggaran dari pihak Kementerian Keuangan jika instansi lain tidak dapat menghemat anggaran.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh. Langkah efisiensi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran tanpa mengurangi manfaat bagi siswa.
