News
Purbaya Rombak Pegawai Pajak & Bea Cukai Usai OTT KPK, Dampaknya Bagaimana?
06 Februari 2026 19:38
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak pegawai pajak dan bea cukai setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini adalah bagian dari shock therapy untuk meningkatkan kinerja dan integritas aparat penerimaan negara.
Purbaya menjelaskan bahwa OTT tersebut tidak bisa dilepaskan dari proses pembenahan internal yang sedang berjalan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Reorganisasi dan Rekonsolidasi
- Shock Therapy: OTT sebagai upaya untuk memperbaiki kinerja dan integritas aparat.
- Reorganisasi: Kementerian Keuangan melakukan reorganisasi dan rekonsolidasi untuk optimalisasi kinerja institusi.
- Rotasi Pegawai: Perombakan pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta rotasi pegawai pajak.
- Pendampingan Hukum: Kementerian Keuangan akan memberikan pendampingan hukum kepada pegawai yang berhadapan dengan hukum.
Operasi KPK
- Restitusi Pajak: OTT KPK terkait dengan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin.
- Senyap Operasi: KPK melakukan operasi senyap di KPP Madya Banjarmasin dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu.
- Penyitaan Uang: Penyidik menyita uang sekitar Rp 1 miliar dari operasi senyap ini.
- Pemeriksaan Intensif: Para pihak yang diamankan akan dilakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
