News
Warga Nagan Raya Terisolasi, Jembatan Bailey Belum Direspons Pusat
22 Januari 2026 11:29
Banjir bandang yang melanda Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, pada 26 November 2025 lalu, menghancurkan jembatan rangka baja sepanjang 135 meter. Akibatnya, satu dusun dengan sekitar 100 rumah terisolasi, dan warga terpaksa menggunakan perahu sebagai transportasi utama.
Pemkab Nagan Raya telah mengusulkan pembangunan jembatan darurat jenis bailey untuk mengatasi masalah ini. Namun, hingga hampir dua bulan setelah bencana, usulan tersebut belum mendapatkan respons dari pemerintah pusat. Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, menyatakan bahwa mereka berharap usulan tersebut segera diakomodir.
Dampak Banjir
- 100 rumah di satu dusun terisolasi akibat jembatan hancur.
- Warga terpaksa menggunakan perahu untuk akses ke pusat kecamatan dan kabupaten.
- 128 unit hunian sementara dibangun di Beutong Ateuh untuk 674 kepala keluarga.
Upaya Pemkab
- Memastikan ketersediaan perahu sebagai akses transportasi sementara.
- Membersihkan jalan desa lama dari Alue Wakie ke Lamie sebagai jalur darat alternatif.
- Berencana membangun hunian tetap (huntap) untuk korban banjir.
Harapan ke Depan
Pemkab Nagan Raya berharap pemerintah pusat segera merespons usulan jembatan bailey untuk memulihkan akses transportasi warga. Selain itu, pemulihan jalan darat dan pembangunan hunian tetap diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga pasca-bencana.
Dengan kondisi ini, warga Gunong Kong masih menghadapi tantangan dalam mobilitas dan akses ke fasilitas umum. Upaya pemulihan infrastruktur dan hunian menjadi prioritas untuk mengembalikan kehidupan normal warga setempat.
Pemkab Nagan Raya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan dan pemulihan berjalan lancar. Warga diharapkan dapat segera mendapatkan akses yang lebih baik dan hunian yang layak setelah bencana banjir yang melanda wilayah mereka.
Dengan adanya jembatan bailey, diharapkan akses transportasi warga dapat segera pulih, dan aktivitas ekonomi serta sosial dapat berjalan kembali seperti semula. Pemkab Nagan Raya juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi kondisi warga pasca-bencana untuk memastikan pemulihan yang optimal.
