Memasuki hari kedua Ramadan, Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, terus meninjau lokasi terdampak banjir besar di sejumlah kabupaten di Aceh. Setelah mengunjungi Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, ia melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Aceh Tamiang. Kapolda menegaskan kunjungannya bukan bagian dari safari Ramadan, melainkan untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang menjadi korban bencana di bulan suci.
Kapolda menilai masyarakat Aceh menunjukkan keteguhan iman di tengah cobaan. Meski rumah rusak, tinggal di tempat seadanya, serta menghadapi akses jalan dan jembatan yang terputus, warga tetap menjalankan ibadah puasa.
Kondisi Warga dan Pembangunan Hunian
- Di Aceh Tamiang, Kapolda meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) Polri bagi korban banjir di Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda.
- Pematangan lahan melalui pekerjaan cut and fill serta penimbunan telah mencapai sekitar 3,7 hektare atau 56,5 persen.
- Pembangunan 150 unit rumah menunjukkan perkembangan bertahap:
- Seksi A tipe precast sebanyak 50 unit dengan progres 32,5 persen
- Seksi B tipe RUSPIN 50 unit dengan progres 28 persen
- Seksi C tipe rumah kayu 50 unit dengan progres 21 persen
- Secara keseluruhan, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Pembangunan Jembatan Bailey
- Kapolda juga meninjau pembangunan jembatan Bailey di Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.
- Dua jembatan Bailey di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, juga dipantau untuk menghubungkan empat gampong yang sempat terisolasi akibat banjir.
- Jembatan kayu darurat dibangun personel Polres Lhokseumawe di Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, sebagai akses sementara penghubung antar desa.
Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran Polda Aceh dan Polres di wilayah Aceh untuk bekerja maksimal membantu masyarakat terdampak. "Baik Polres yang terkena musibah maupun yang tidak terdampak banjir, semua wajib membantu dan melayani masyarakat," tegasnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.