Ramadhan tahun ini di Aceh diwarnai dengan suasana yang berbeda. Ribuan warga di Aceh Tamiang dan Bener Meriah menjalankan ibadah puasa di tengah keterbatasan fisik dan hilangnya harta benda akibat bencana banjir dan longsor. Namun, di balik kesulitan tersebut, tersimpan nilai spiritualitas yang diyakini jauh lebih tinggi di sisi Allah SWT.
Tgk H Akmal Abzal, Dewan Pembina Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, menjelaskan bahwa meski secara syariat rukun puasa di mana pun adalah sama, terdapat perbedaan esensial dari sisi kualitas pahala antara mereka yang beribadah di zona nyaman dengan mereka yang berada di zona musibah. Ia menekankan bahwa setiap detak jantung, keringat, dan langkah warga di zona bencana akan dilipatgandakan pahalanya sebagai kompensasi atas hilangnya kenyamanan.
Hikmah di Balik Bencana
-
Kualitas Pahala: Tgk Akmal menjelaskan bahwa 20 rakaat tarawih yang dilakukan warga di Banda Aceh dengan warga di Aceh Tamiang atau Bener Meriah memiliki kualitas yang berbeda di sisi Allah. Perbedaan ini merupakan rahasia Ilahi.
-
Tangga Menuju Taqwa: Kehilangan rumah, harta, hingga lapangan kerja dianggap sebagai "tangga" menuju derajat ketaqwaan yang paripurna. Tgk Akmal mengambil ibrah dari perjalanan Nabi Yusuf AS dan Nabi Muhammad SAW, di mana fase kehilangan justru menjadi media untuk mempercepat pencapaian makam yang mulia.
-
Resiliensi Iman: Tgk Akmal mengajak masyarakat berkaca pada hikmah tsunami 2004 yang mengubah Aceh menjadi lebih inklusif dan mengakhiri konflik. Ia berpesan agar para korban tidak merasa rapuh, karena setiap kesulitan yang dirasakan saat beribadah tidak akan sia-sia di mata Allah.
-
Program Serambi Ramadhan: Ulasan mendalam mengenai resiliensi iman ini merupakan bagian dari program spesial Serambi Ramadhan, sebuah syiar tahunan hasil kolaborasi Serambi Group bersama Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh dan didukung penuh oleh Bank Aceh Syariah. Program ini disiarkan secara langsung setiap hari pukul 14.30 WIB melalui kanal YouTube Serambinews.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.