News
402 Mahasiswa USM Bantu Pemulihan Banjir di Pidie Jaya, Warga Dampingi Langsung
21 Januari 2026 19:05
Ratusan mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (USM) dikirim ke Pidie Jaya untuk membantu pemulihan pascabanjir. Mereka akan berkolaborasi dengan warga dan aparatur gampong dalam berbagai program pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial kemasyarakatan.
Program Pengabdian Mahasiswa
- Pendampingan pendidikan untuk anak-anak yang terdampak banjir
- Edukasi hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyakit pascabanjir
- Penguatan administrasi gampong untuk mempercepat pemulihan
- Partisipasi dalam gotong royong dan pemulihan lingkungan
Dampak yang Diharapkan
- Memperkuat solidaritas sosial antara mahasiswa dan warga
- Meningkatkan kesadaran kolektif dalam menghadapi bencana
- Mendorong percepatan pemulihan kehidupan masyarakat di tingkat gampong
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian dan empati mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana banjir.
Peran Mahasiswa
Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana. Mereka akan terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong dan pemulihan lingkungan, serta memberikan pendampingan pendidikan dan edukasi hidup bersih dan sehat.
Harapan Pemerintah Daerah
Asisten Pemerintahan Setdakab Pidie Jaya, Said Abdullah, menegaskan bahwa KKN merupakan wadah strategis pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam kondisi pascabencana banjir yang baru saja melanda sejumlah wilayah.
Pesan Rektor USM
Rektor USM, Dr. Teuku Abdurahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan secara nyata di tengah masyarakat. Ia mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat serta aparatur gampong.
