News
Proyek Ratusan Miliar di Sabang Mangkrak, Warga Aceh Dirugikan
18 Februari 2026 15:54
Proyek strategis bernilai ratusan miliar di Kota Sabang, Aceh, terbengkalai dan berpotensi menimbulkan kerugian negara. Proyek seperti Sabang Convention Center (SCC) dan rumah sakit baru di kawasan Lhok Igeuh yang menelan anggaran fantastis tidak kunjung selesai, meninggalkan pertanyaan serius tentang akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI), Nasruddin Bahar, menilai proyek-proyek ini berdampak pada terhambatnya pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi lokal. TTI mendesak audit menyeluruh untuk mengusut proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek.
Dampak Proyek Mangkrak
- Sabang Convention Center (SCC): Menelan anggaran Rp45,8 miliar
- Rumah Sakit Baru di Lhok Igeuh: Menelan anggaran Rp50 miliar
- Rumah Mantan Kombatan: Menelan anggaran Rp6,19 miliar
Total anggaran yang telah dikucurkan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Proyek-proyek ini dimulai pada masa kepemimpinan Wali Kota Sabang, Nazaruddin, dan hingga kini belum tuntas.
Desakan untuk Audit
TTI meminta aparat penegak hukum di Aceh untuk menangani persoalan ini secara serius dan transparan. Mereka menegaskan bahwa aparat tidak boleh tinggal diam ketika anggaran negara yang bersumber dari uang rakyat terindikasi terbuang sia-sia.
Nasruddin Bahar mengatakan, "Publik ingin tahu kenapa proyek yang sudah dianggarkan sampai bertahun-tahun tidak selesai. Kasihan uang negara habis sia-sia. Aparat penegak hukum Aceh dikenal konsisten terhadap penegakan hukum tanpa pandang bulu."
TTI mendesak agar seluruh proyek mangkrak tersebut diusut secara tuntas dan terbuka. Mereka meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan proyek, guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum.
