News
Ratusan Warga Aceh Timur Protes Lahan Masuk HGU PT Bumi Flora
2 hari yang lalu
Ratusan warga Aceh Timur yang tergabung dalam Serikat Petani Aceh Timur memprotes dugaan perampasan lahan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bumi Flora di Gampong Alue Lhok, Kecamatan Banda Alam. Warga mengeluhkan lahan yang kini dikelola PT Bumi Flora diduga telah diambil sejak masa konflik Aceh, padahal sebelumnya merupakan tanah garapan masyarakat dan sebagian merupakan tanah ulayat milik warga dari delapan gampong di wilayah itu.
Aspirasi tersebut disampaikan kepada anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma. Ia menyebutkan sekitar 150 kepala keluarga dari delapan gampong berada dalam cakupan lahan perusahaan tersebut. Warga telah menggarap dan menempati lahan itu sejak 1980-an.
Detail Protes
- Lahan yang disengketakan: Tanah garapan masyarakat dan tanah ulayat milik warga dari delapan gampong.
- Fasilitas umum yang terlibat: Masjid, sekolah, kuburan, dan jalan.
- Durasi protes: Warga telah berkemah di lahan yang disengketakan selama sekitar 15 hari.
Tindak Lanjut
- Haji Uma akan menampung dan mempelajari pengaduan warga, kemudian menindaklanjutinya melalui mekanisme legislatif.
- Dinas Pertanahan diminta mengevaluasi kembali luas lahan yang tercantum dalam izin.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diminta proaktif mendorong penyelesaian persoalan dengan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat.
Harapan Warga
Warga berharap konflik lahan dapat diselesaikan secara bijak dengan melibatkan pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.
