News
4.291 Huntara di Aceh Rampung, Pengungsi Berkurang 3.362 Jiwa
06 Februari 2026 19:49
Pemerintah Aceh melaporkan 4.291 unit hunian sementara (huntara) selesai dibangun, dengan pengungsi berkurang 3.362 jiwa. Progres pembersihan lumpur dan pemulihan fasilitas kesehatan juga tercatat. Konektivitas jalan dan jembatan nasional sudah 100% fungsional.
Pembangunan huntara di Aceh menjadi prioritas utama untuk memastikan para pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang layak. Hingga awal Februari 2026, 4.291 unit huntara telah selesai dibangun dari total rencana 15.956 unit.
Progres Pembangunan Huntara
- 4.291 unit huntara telah selesai dibangun.
- 26% dari total rencana 15.956 unit huntara.
- 105.842 pengungsi pada 2 Februari berkurang menjadi 102.480 pada 3 Februari.
- 82.355 pengungsi tersebar di berbagai titik terdampak banjir.
Pemulihan Lingkungan dan Fasilitas Kesehatan
- 129 lokasi dari 235 lokasi pembersihan lumpur selesai.
- 146 fasilitas kesehatan kembali fungsional, dua puskesmas beroperasi di luar gedung.
- 614 sumur bor selesai dibangun, 46 MCK selesai dan 26 MCK masih dalam pengerjaan.
Pemulihan Ekonomi dan Konektivitas
- 465 pasar rakyat kembali beroperasi.
- 641 rumah ibadah kembali fungsional.
- 100% jalan dan jembatan nasional fungsional.
- 91% jalan daerah dan 46% jembatan daerah fungsional.
Dana Tunggu Hunian (DTH)
- 10.301 kepala keluarga penerima DTH.
- 5.373 rekening sudah dibuat, 4.938 KK sudah menerima DTH.
Upaya Penanganan Bencana
- 37.682 personel dari TNI, Polri, ASN BNPB, dan relawan dikerahkan.
- 12.412 personel di Aceh, termasuk TNI, Polri, ASN BNPB, dan relawan.
- 23 jembatan Bailey dan 24 jembatan Armco selesai dibangun.
- Tiga jembatan perintis rampung, puluhan jembatan lainnya dalam proses pengerjaan.
