News
Relawan Muhammadiyah Bantu Medis Spesialistik di Aceh Timur Terisolir
6 jam yang lalu
Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Tim Emergency Medical Team (EMT) memberikan layanan kesehatan spesialistik untuk masyarakat terdampak bencana di daerah terisolir dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur. Tim EMT Muhammadiyah dapat menjangkau wilayah terisolir di Dusun Sarah Raja, Desa Sah Raja serta Dusun Sijuk Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur.
Perjalanan menuju lokasi pengungsian di Dusun Sarah Raja menuntut perjuangan fisik karena harus melewati medan yang tidak dapat dijangkau kendaraan biasa. Mobilisasi tim dilakukan secara estafet, diawali dengan penggunaan kendaraan 4x4 untuk melintasi jalan berlumpur, kemudian dilanjutkan dengan motor trail berkat dukungan komunitas IMTRAX untuk menembus jalur sempit dan licin. Karena akses darat terputus oleh sungai dan genangan air, tim kemudian menggunakan perahu untuk menyeberang sebelum melanjutkan perjalanan berjalan kaki menanjak menuju tenda-tenda pengungsian warga.
Layanan Medis dan Kondisi di Lapangan
- 86 pasien telah menerima penanganan medis dengan keluhan yang didominasi penyakit kulit akibat buruknya sanitasi pascabanjir, infeksi saluran pernapasan, hipertensi, serta kelelahan ekstrem.
- Tim menghadirkan layanan medis memadai, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis kulit dan dokter umum.
- Kehadiran mereka disambut haru oleh masyarakat yang sudah berminggu-minggu mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.
- Mereka juga memberikan obat-obatan dan edukasi kesehatan kepada para pengungsi di sana.
Misi dan Rencana Kedepan
- MDMC merupakan lembaga penanggulangan bencana Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak dalam kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, serta rehabilitasi pascabencana di seluruh Indonesia.
- Hingga saat ini, respons MDMC Muhammadiyah telah melayani lebih dari 900 warga di berbagai daerah di Aceh Timur.
- Rotasi tim kembali direncanakan berlangsung pada 19 Januari 2026, langkah ini untuk memastikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial di daerah terisolir tetap berjalan hingga masa pemulihan berakhir.
