News
Abi Roni Minta Sinergi Hadapi Bencana Hidrometeorologi di Aceh Barat Daya
6 jam yang lalu
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Roni Guswandi atau akrab disapa Abi Roni, mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta terlibat aktif dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Hal ini disampaikan menanggapi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.
BMKG memprediksi bahwa hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Abdya, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11-20 April 2026. Abi Roni menekankan perlunya koordinasi lintas sektor, karena penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) semata.
Langkah Strategis Penanggulangan Bencana
- Pemetaan Wilayah Rawan: Dinas terkait diminta memperbarui data titik-titik rawan banjir dan longsor di setiap kecamatan.
- Optimalisasi Drainase: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama masyarakat memastikan saluran air tidak tersumbat untuk mencegah genangan saat intensitas hujan tinggi.
- Peran Aktif Camat dan Keuchik: Memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan lereng gunung.
- Kesiapan Logistik: Memastikan stok bantuan darurat dan alat berat dalam kondisi siap pakai jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Abi Roni juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap memantau informasi cuaca resmi dari BMKG. Ia berharap dengan kesiapsiagaan yang matang, keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dapat terjaga dengan maksimal.
