News
Pembatasan Israel di Al-Aqsa Berdampak pada Jamaah Aceh Ramadhan
14 Februari 2026 15:32
Rezim Israel diperkirakan memperketat akses jamaah Muslim ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan mendatang. Hal ini akan mempengaruhi ratusan ribu warga Palestina dari Tepi Barat yang biasanya menuju Al-Quds Timur untuk beribadah di masjid tersebut.
Pembatasan ini telah mempengaruhi jamaah sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023, dengan hanya sebagian kecil warga Palestina yang memperoleh izin masuk. Otoritas Israel juga mengeluarkan perintah larangan sementara terhadap ratusan warga Palestina di Al-Quds Timur, mayoritas pemuda, untuk memasuki kompleks Al-Aqsa selama Ramadhan.
Dampak Pembatasan
- Jumlah jamaah di Al-Aqsa diperkirakan lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
- Pembatasan mengganggu kebebasan beribadah dan kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.
- Izin masuk sulit diperoleh, sementara belum ada pengumuman resmi mengenai pengaturan khusus Ramadhan tahun ini.
- Penunjukan Mayjen Avshalom Peled sebagai komandan polisi di Al-Quds Timur menjadi sinyal meningkatnya langkah-langkah keamanan di sekitar kompleks masjid.
Pemerintah sayap kanan Israel yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghadapi kritik dari pejabat Palestina, yang menilai kebijakan tersebut sebagai upaya mengubah "status quo" lama yang mengatur situs suci tersebut. Kebijakan pembongkaran rumah di lingkungan Palestina di Al-Quds Timur juga disorot sebagai rasis, tidak adil, ilegal, dan tidak manusiawi.
