News
Ribuan Hektare Sawah di Abdya Kekurangan Air, Petani Butuh Irigasi
05 Februari 2026 19:10
Ribuan hektare sawah di Kecamatan Kuala Batee dan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), masih mengalami kekurangan pasokan air. Jaringan irigasi belum memadai untuk mengalirkan air ke sawah-sawah petani di wilayah setempat. Para petani meminta pemerintah untuk membangun jaringan irigasi sayap kanan Daerah Irigasi (DI) Krueng Susoh, yang berjarak 27 kilometer dari DI Krueng Susoh, untuk memaksimalkan pasokan air dan meningkatkan hasil panen.
Para petani di wilayah tersebut melalui imum mukim telah melayangkan surat kepada Bupati Abdya Nomor 500/02 tanggal 2 Februari 2026 tentang Permohonan Pembangunan Irigasi Sayap Kanan DI Susoh. Dalam surat tersebut, petani memiliki luas lahan 1.307 hektare di Kuala Batee dan 697 hektare di wilayah Jeumpa. Lahan itu merupakan lahan produktif yang membutuhkan aliran air demi meningkatkan hasil panen. Misinya guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Permasalahan Irigasi
- Irigasi teknis di wilayah setempat telah memadai, namun debit air yang masih kurang mengaliri sawah mereka, sehingga tidak maksimal pada saat proses tanam.
- Kekhawatiran alih fungsi lahan jika kekurangan air terus berlanjut.
Tanggapan Pemerintah
- Plt Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi ST, mengatakan bahwa Bupati Abdya, Safaruddin telah memerintahkan pihaknya untuk segera berkoordinasi dengan Balai BWS 1 Provinsi Aceh.
- Hasil pantauan lapangan memang debit air kurang meski irigasi teknisnya bagus.
Dampak dan Solusi
- Pembangunan jaringan irigasi sayap kanan DI Krueng Susoh diharapkan dapat memaksimalkan pasokan air dan meningkatkan hasil panen.
- Mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
