Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 meninggalkan dampak yang cukup parah bagi ribuan keluarga. Untuk membantu pemulihan, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mulai menyalurkan bantuan dana stimulan ekonomi dan isian perabot kepada 4.759 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, kepada 30 perwakilan penerima pada Senin (20/4/2026) pagi. Setiap KK yang lolos verifikasi dan validasi tahap pertama akan menerima dana stimulan ekonomi sebesar Rp 5 juta dan dana isian perabotan senilai Rp 3 juta. Total anggaran yang dikucurkan Kemensos RI mencapai Rp 38,072 miliar, dengan penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Detail Bantuan
- Jumlah Penerima Tahap Pertama: 4.759 KK
- Nilai Bantuan per KK: Rp 8 juta (Rp 5 juta stimulan ekonomi + Rp 3 juta perabot)
- Kecamatan Terdampak: Gandapura, Jangka, Juli, Jeumpa, Kota Juang, Kuala, Kutablang, Makmur, Jeunib, Peudada, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Samalanga
- Kriteria Penerima: Rumah rusak ringan, rusak sedang, atau rusak berat/hilang
Verifikasi Tahap Kedua
Pemkab Bireuen melalui BPBD sedang mempersiapkan verifikasi tahap kedua yang akan dilakukan pada pekan ketiga April 2026. Tahap ini mencakup 26.741 KK, termasuk mereka yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi kriteria (TMK), namun mengajukan sanggahan. Proses verifikasi ulang diharapkan dapat memastikan data yang lebih akurat.
Harapan Pemulihan
Bupati Mukhlis menekankan pentingnya masyarakat mendampingi petugas saat verifikasi ulang dilakukan agar data yang diperoleh benar-benar sesuai kondisi lapangan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban banjir dapat segera bangkit, memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, serta melengkapi kembali kebutuhan dasar rumah tangga.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

