Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

RSUCM Edukasi Hipertensi & Diabetes di Pengadilan Langsa, Ini Risiko dan Pencegahannya

1 hari yang lalu

RSU Cut Meutia (RSUCM) bersama Klinik Cut Meutia (KCM) PT CMN menggelar edukasi kesehatan dan promosi pelayanan kesehatan tentang hipertensi dan diabetes melitus di Pengadilan Negeri (PN) Langsa. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai dan staf pengadilan dengan antusias untuk memahami faktor risiko, gejala, dan pencegahan penyakit tidak menular yang kerap disebut sebagai silent killer.

Ketua PN Langsa, Kemas Reynald Mei, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, edukasi kesehatan seperti ini sangat penting sebagai langkah pencegahan sekaligus pengingat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama mengingat tingginya tuntutan dan beban pekerjaan yang kerap membuat pegawai kurang memperhatikan pola hidup sehat.

Hipertensi dan Diabetes Melitus

  • Hipertensi: Suatu penyakit dimana tekanan darah sistolik di atas sama dengan 140mmHg dan atau tekanan darah diastolik di atas sama dengan 90 mmHg. Hipertensi sering disebut the silent killer karena sering tanpa keluhan, dengan gejala sering sakit kepala, sakit di dada, penglihatan kabur, dan mudah lelah.

  • Diabetes Melitus (DM): Suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia, yang terjadi kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Gejala utama DM adalah banyak makan, banyak minum (haus), banyak BAK, dan penurunan berat badan.

Faktor Risiko dan Komplikasi

  • Faktor Risiko: Gaya hidup, obesitas, dislipidemia, hipertensi, diet tinggi gula, tinggi garam dan rendah serat, serta merokok.

  • Komplikasi: Stroke, kaki diabetes, serangan jantung, gagal ginjal, diabetic neuropathy, gagal jantung, dan polineuropathy.

Pencegahan dan Pengelolaan

  • Obat: Obat HT dan DM harus diminum seumur hidup sesuai dengan dosis dari dokter, serta aman dikonsumsi jangka panjang dan aman untuk ginjal.

  • Kebutuhan Cairan: Setiap individu secara umum membutuhkan 2L/hari. Bagi orang-orang yang memiliki HT dan DM, makanan yang direkomendasikan saat sahur adalah karbohidrat seperti nasi, gandum, roti, buah dan sayur mayur, serta makanan tinggi protein. Hindari minum minuman manis dan kafein.

  • Makanan saat Berbuka Puasa: Kurma, karbohidrat dalam jumlah kecil, makanan tinggi protein, dan air mineral yang cukup. Hindari minum minuman yang mengandung kafein dan minuman manis.

  • Membatalkan Puasa: Saat gula darah <70mg> 300mg/dl, dehidrasi, dan memiliki penyakit akut.

RSUCM Edukasi Hipertensi & Diabetes di Pengadilan Langsa, Ini Risiko dan Pencegahannya
0123456789