News
Ruangan BPKD Aceh Selatan Disiram Bensin, Pelaku Rusak Fasilitas dan Kabur
21 Januari 2026 13:46
Aksi teror terjadi di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Selatan. Ruangan Bidang Perbendaharaan dilaporkan disiram bensin oleh orang tak dikenal (OTK), sehingga menimbulkan kepanikan di lingkungan kantor pemerintahan tersebut.
Isdar, petugas keamanan BPKD Aceh Selatan, mengungkapkan bahwa pelaku datang ke kantor dalam kondisi emosi dan marah-marah. Pelaku langsung masuk ke ruangan Bidang Perbendaharaan dan merusak fasilitas, termasuk menghancurkan sebuah printer.
Detail Kejadian:
- Pelaku datang menggunakan mobil Toyota Innova Reborn berwarna putih.
- Usai beraksi, pelaku langsung meninggalkan lokasi.
- Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
- Aparat Polres Aceh Selatan terlihat di lokasi sedang memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, motif pelaku masih belum diketahui. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut dan memburu pelaku yang aksinya dinilai membahayakan keselamatan pegawai serta aset negara.
Dampak Kejadian:
- Kepanikan di lingkungan kantor pemerintahan.
- Kerusakan fasilitas kantor, termasuk printer.
- Potensi bahaya terhadap keselamatan pegawai dan aset negara.
Tindak Lanjut:
- Polisi sedang menyelidiki kasus ini.
- Rekaman CCTV sedang diperiksa untuk mengidentifikasi pelaku.
- Motif pelaku masih dalam penyidikan.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pegawai dan masyarakat sekitar. Polisi berharap dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh Selatan.
Penting:
- Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan waspada.
- Segala informasi terkait kasus ini dapat dilaporkan ke pihak berwajib.
- Keamanan dan keselamatan pegawai serta aset negara menjadi prioritas utama.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak berwajib dapat segera menangani dan menyelesaikan kasus ini dengan baik. Masyarakat Aceh Selatan juga diharapkan dapat mendukung proses penyidikan dengan memberikan informasi yang diperlukan.
