Tim Satgas Saber Pangan Aceh bersama Bulog Aceh melakukan pemeriksaan langsung ke Kilang Padi Yusima di Desa Lhok Igue, Kecamatan Tiro/Truseb, Pidie. Tujuannya adalah memastikan pasokan dan harga beras tetap stabil selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemeriksaan ini dilakukan setelah ditemukan beras premium merk Yusima yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di beberapa pasar.
Pemimpin Wilayah Bulog Aceh, Ichsan, menjelaskan bahwa penyebab utama tingginya harga beras Yusima adalah harga gabah yang tinggi di tingkat petani, yaitu Rp 7.100–Rp 7.500 per kg. Selain itu, rantai distribusi yang panjang juga berkontribusi pada kenaikan harga. Kilang Padi Yusima memiliki kapasitas gudang hingga 10.000 ton, namun operasional saat ini melambat menunggu musim panen raya di Pidie dan sekitarnya.
Penyebab Harga Beras Yusima di Atas HET
- Harga gabah tinggi: Rp 7.100–Rp 7.500 per kg di tingkat petani.
- Rantai distribusi panjang: Pedagang tidak mengambil stok langsung dari pabrik.
- Kapasitas gudang besar: Kilang Padi Yusima memiliki kapasitas hingga 10.000 ton, tetapi operasional melambat.
Langkah Bulog dan Satgas Saber Pangan
- Pengawasan ketat: Bulog dan instansi terkait akan memperkuat pengawasan untuk menjaga stabilitas harga.
- Dukungan permodalan: Produsen mengharapkan dukungan untuk menyerap gabah petani lokal secara maksimal.
- Koordinasi digital: Jika kendala fisik menjadi hambatan, pemantauan akan dilakukan secara digital.
Ichsan menegaskan bahwa Kilang Padi Yusima telah memiliki izin SPPB dan Izin Edar resmi, sehingga mutu dan legalitas beras telah memenuhi standar pemerintah. Satgas mengimbau para pedagang untuk mematuhi regulasi HET demi menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.