Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Saber Pangan dan Bulog Cek Harga Beras Yusima di Pidie Jelang Ramadhan

3 hari yang lalu

Tim Satgas Saber Pangan Aceh bersama Bulog Aceh melakukan pemeriksaan langsung ke Kilang Padi Yusima di Desa Lhok Igue, Kecamatan Tiro/Truseb, Pidie. Tujuannya adalah memastikan pasokan dan harga beras tetap stabil selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemeriksaan ini dilakukan setelah ditemukan beras premium merk Yusima yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di beberapa pasar.

Pemimpin Wilayah Bulog Aceh, Ichsan, menjelaskan bahwa penyebab utama tingginya harga beras Yusima adalah harga gabah yang tinggi di tingkat petani, yaitu Rp 7.100–Rp 7.500 per kg. Selain itu, rantai distribusi yang panjang juga berkontribusi pada kenaikan harga. Kilang Padi Yusima memiliki kapasitas gudang hingga 10.000 ton, namun operasional saat ini melambat menunggu musim panen raya di Pidie dan sekitarnya.

Penyebab Harga Beras Yusima di Atas HET

  • Harga gabah tinggi: Rp 7.100–Rp 7.500 per kg di tingkat petani.
  • Rantai distribusi panjang: Pedagang tidak mengambil stok langsung dari pabrik.
  • Kapasitas gudang besar: Kilang Padi Yusima memiliki kapasitas hingga 10.000 ton, tetapi operasional melambat.

Langkah Bulog dan Satgas Saber Pangan

  • Pengawasan ketat: Bulog dan instansi terkait akan memperkuat pengawasan untuk menjaga stabilitas harga.
  • Dukungan permodalan: Produsen mengharapkan dukungan untuk menyerap gabah petani lokal secara maksimal.
  • Koordinasi digital: Jika kendala fisik menjadi hambatan, pemantauan akan dilakukan secara digital.

Ichsan menegaskan bahwa Kilang Padi Yusima telah memiliki izin SPPB dan Izin Edar resmi, sehingga mutu dan legalitas beras telah memenuhi standar pemerintah. Satgas mengimbau para pedagang untuk mematuhi regulasi HET demi menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.

Saber Pangan dan Bulog Cek Harga Beras Yusima di Pidie Jelang Ramadhan
0123456789