News
Lansia Tanpa Identitas di Banda Aceh Ditemukan via Biometrik
4 hari yang lalu
Seorang pria lanjut usia ditemukan dalam kondisi sakit parah tanpa identitas di kawasan Pasar Peunayong, Banda Aceh. Tanpa dokumen kependudukan, ia sempat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Namun, berkat teknologi biometrik, identitasnya berhasil terungkap.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh melakukan pemindaian iris mata terhadap lansia tersebut. Hasil pencocokan data pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) mengungkap identitas pria berinisial FD (63 tahun), warga asal Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Proses Identifikasi dan Koordinasi
- Pemindaian iris mata dilakukan untuk mencocokkan data biometrik.
- Koordinasi lintas daerah antara Disdukcapil Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Timur memastikan kesesuaian data.
- Dokumen kependudukan segera diproses untuk memudahkan akses layanan kesehatan.
Komitmen Pelayanan Publik
- Kecepatan dan sinergi antarwilayah menjadi kunci dalam situasi darurat.
- Identitas yang jelas menjadi pintu masuk bagi berbagai layanan publik.
- Teknologi biometrik menjadi solusi cepat dan efektif dalam menghadapi kendala administratif.
Kadisdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, menegaskan bahwa pelayanan dalam kondisi darurat menjadi prioritas utama. "Setiap warga negara berhak memperoleh kepastian identitas sebagai dasar pemberian hak-hak dasar, termasuk akses layanan kesehatan," ujar Heru. Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen Disdukcapil Banda Aceh dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif.
