News
Lonjakan Sampah di Lhokseumawe Capai 180 Ton per Hari Selama Ramadan
3 hari yang lalu
Lonjakan volume sampah di Kota Lhokseumawe mencapai 180 ton per hari selama bulan Ramadan. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari volume normal sebesar 90 ton per hari. Lonjakan ini disebabkan oleh limbah takjil dan batok kelapa yang dibuang oleh masyarakat dan pedagang.
Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe menanggapi lonjakan ini dengan menambah jadwal pengangkutan sampah menjadi tiga kali sehari. Meski demikian, kendala pada armada pengangkut sampah yang sudah berusia tua menjadi tantangan tersendiri.
Dampak dan Penanganan
- Volume sampah meningkat dua kali lipat dari 90 ton menjadi 180 ton per hari.
- Limbah takjil dan batok kelapa menjadi penyumbang terbesar sampah.
- Jadwal pengangkutan sampah ditambah menjadi tiga kali sehari untuk menjaga kebersihan kota.
- Kendala pada armada pengangkut yang sudah berusia tua.
- Imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.
Dinas terkait mengimbau seluruh masyarakat dan pedagang takjil untuk menyediakan kantong atau tempat sampah di sekitar lapak mereka. Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga kenyamanan selama bulan Ramadan.
