Santri Dayah Wakaf Barbate Islamic City mulai pulang ke kampung halaman masing-masing untuk menjalani libur Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Proses perpulangan santri berlangsung selama tiga hari dan berjalan lancar dengan dukungan pembiayaan transportasi dari para donatur.
Pihak Yayasan Wakaf Barbate Islamic City menyampaikan bahwa keberangkatan santri dimulai pada Senin (9/3/2026) dengan tujuan Simeulue. Selanjutnya pada Selasa hingga malam Rabu (10/3/2026), santri diberangkatkan ke sejumlah daerah seperti Meulaboh, Aceh Timur, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Kutacane, Bener Meriah, Takengon, Langsa, dan Aceh Selatan. Sementara pada Rabu hingga malam Kamis (11/3/2026), santri diberangkatkan menuju Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Jaya, Lhokseumawe, Subulussalam, Aceh Tamiang, serta Pekanbaru.
Proses Perpulangan Santri
- Total santri: 69 orang dari 20 kabupaten/kota di Aceh
- Kriteria santri: Yatim, Piatu, Fakir, Miskin, dan Anak Muallaf
- Biaya transportasi: Rp10.300.000
- Sumber dana: Infak dan zakat dari para muhsinin serta orang tua asuh Dayah Wakaf Barbate
Donatur dan Kontribusi
- Infak Keluarga Besar PPI dan PCMI Aceh: Rp4.300.000
- Infak dr. Fakhrizal (King Fried Kitchen): Rp1.000.000
- Infak Dra. Hj. Maslaila: Rp2.000.000
- Zakat Prof. Dr. Sofyan A. Gani MA dan keluarga: Rp3.000.000
Ketua Umum Yayasan Wakaf Barbate Islamic City, Prof. Dr. Sofyan A. Gani, MA, menyatakan bahwa seluruh proses perpulangan santri berjalan tertib dan lancar. Berdasarkan laporan dari orang tua, para santri juga telah tiba di rumah masing-masing dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga.
Yayasan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muhsinin yang telah membantu biaya perpulangan santri. Bantuan tersebut memungkinkan para santri dapat pulang kampung dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.