News
Pembangunan Jembatan Perintis di Aceh Capai 95%, Warga Blang Teurekan Segera Terhubung
3 jam yang lalu
Pembangunan jembatan perintis di Aceh menunjukkan progres signifikan, dengan jembatan di Blang Teurekan mencapai 95%. Jembatan ini menjadi kunci pemulihan konektivitas dan mobilitas penyintas pascabencana di wilayah tersebut.
Satgas PRR melaporkan bahwa pembangunan jembatan di beberapa lokasi di Aceh, seperti Sekrak Kiri, Burni Bius, dan Brawang Gajah, juga menunjukkan kemajuan. Koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) dilakukan untuk mempercepat pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor.
Progres Pembangunan Jembatan di Aceh
- Blang Teurekan: 95%
- Sekrak Kiri: 41,90%
- Burni Bius: 51,5%
- Brawang Gajah: 57,01%
- Owaq: 50,5%
- Meunasah Bireuen: 59,9%
- Kali Alas: 57,6%
Dampak Positif bagi Warga Aceh
Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik, terutama di daerah terdampak bencana. Warga Aceh, khususnya di Pidie Jaya, akan segera merasakan manfaat dari infrastruktur ini.
Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur. Beliau telah berkoordinasi dengan Menteri PU, Dody Hanggodo, untuk memastikan pembangunan jembatan yang rusak akibat bencana dapat segera diselesaikan.
