Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pemda Aceh Diminta Segera Tuntaskan Data Rumah Rusak Pasca Bencana

3 jam yang lalu

Kepala Satuan Tugas Kewilayahan (Kasatgaswil) Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk segera menuntaskan pendataan rumah warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Hal ini disampaikan saat mendampingi Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam penyerahan bantuan gelombang kedua bagi korban bencana Sumatra di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Safrizal menekankan bahwa pembangunan hunian bagi korban bencana tidak dapat dilaksanakan tanpa data yang valid. Ia mendorong Pemda untuk membentuk tim khusus, memberikan dukungan pendanaan, dan menurunkan tim ke lapangan agar proses pendataan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Pentingnya Data Akurat

  • Data menjadi instrumen paling penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
  • Kualitas pendataan sangat menentukan kecepatan pemerintah dalam menyalurkan dukungan keuangan bagi masyarakat terdampak.
  • Proses pendataan dilakukan secara bertahap atau bergelombang untuk memastikan akurasi data.

Bantuan Gelombang Kedua

  • Gelombang pertama difokuskan pada bantuan yang berkaitan dengan klasifikasi kerusakan hunian.
  • Gelombang kedua menyasar bantuan perorangan seperti jatah hidup (jadup), bantuan stimulan sosial ekonomi, serta bantuan isi hunian bagi korban terdampak.
  • Aceh Timur menerima lebih dari Rp 100 miliar untuk bantuan stimulan ekonomi.

Dampak Bantuan

  • Bantuan tersebut tidak hanya membantu pemulihan korban bencana, tetapi juga berpotensi menggerakkan kembali perekonomian daerah.
  • Dana stimulan ekonomi, jadup, dan bantuan lainnya akan meningkatkan daya beli masyarakat dan perputaran ekonomi di daerah.
Pemda Aceh Diminta Segera Tuntaskan Data Rumah Rusak Pasca Bencana