News
TNI Jadi Guru untuk Anak Korban Banjir di Bireuen, Berikan Trauma Healing dan Semangat Belajar
22 Januari 2026 18:21
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen meninggalkan dampak yang mendalam, terutama bagi anak-anak yang kehilangan akses ke pendidikan. Di tengah kesulitan ini, Tim Medis Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya hadir memberikan dukungan tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga melalui kegiatan trauma healing dan belajar mengajar. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengatasi dampak psikologis banjir dan tetap semangat dalam mengejar cita-cita mereka.
Kegiatan yang dilaksanakan di Posko Banjir Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, ini melibatkan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan. Anak-anak diajak bermain game seru, minum susu bersama, dan menerima paket snack. Selain itu, mereka juga mendapatkan materi kesehatan, seperti cara mencuci tangan, serta kegiatan mengaji dan story telling yang inspiratif.
Kegiatan yang Dilaksanakan
- Trauma Healing: Membantu anak-anak mengatasi dampak psikologis banjir melalui kegiatan bermain dan berbagi cerita.
- Materi Kesehatan: Memberikan pengetahuan tentang kesehatan, seperti cara mencuci tangan yang benar.
- Story Telling: Membaca dongeng, cerita pahlawan, dan cerita inspiratif untuk memotivasi anak-anak.
- Game Seru: Kegiatan bermain yang menyenangkan untuk mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan anak-anak.
- Minum Susu Bersama: Memberikan nutrisi tambahan untuk anak-anak yang terdampak banjir.
- Pembagian Paket Snack: Memberikan makanan ringan untuk anak-anak di posko pengungsian.
Dampak dan Harapan
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari guru dan masyarakat setempat. Aisyah, salah satu guru yang mengajar di posko pengungsian, mengucapkan terima kasih kepada TNI karena telah membantu mengajar dan memotivasi anak-anak. "Kami sangat berterima kasih kepada anggota TNI yang telah hadir untuk anak-anak kami. Diharapkan anak-anak dapat lebih semangat untuk belajar," kata Aisyah.
Lettu Ckm Drg Muhammad Raditya Nanza, dari Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo, berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat dan motivasi anak-anak untuk giat belajar dan berjuang menggapai cita-cita. "Inilah yang diharapkan, anak-anak bisa belajar dan bermain dengan ceria, senang dan aman, lebih termotivasi untuk belajar," ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan dukungan edukatif dan psikologis, tetapi juga membuka pos kesehatan untuk masyarakat umum. Dengan demikian, TNI tidak hanya membantu dalam pemulihan fisik, tetapi juga dalam pemulihan mental dan emosional masyarakat yang terdampak banjir.
