Selama hampir sebulan, 20 mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry berada di Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Mereka aktif melakukan pemberian konseling, pendampingan anak-anak terdampak banjir, serta pemulihan lingkungan sebagai bagian dari Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan.
Kegiatan ini melibatkan 133 mahasiswa yang tersebar di beberapa wilayah terdampak bencana di Pidie Jaya dan Bireuen. Fokus utama mereka adalah trauma healing, penguatan ketahanan mental berbasis komunitas, dan edukasi kebencanaan bagi masyarakat.
Kontribusi Mahasiswa
- Konseling kelompok dan pendampingan anak-anak terdampak banjir.
- Edukasi kesiapsiagaan bencana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
- Gotong royong bersama warga untuk memulihkan lingkungan.
- Trauma healing untuk membantu masyarakat pulih secara psikologis.
Dampak dan Apresiasi
Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara psikologis, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat pascabencana. Keuchik Gampong Dayah Kruet, Syukri, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa yang dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Camat Meureudu, Iskandar, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah kecamatan dalam memperkuat ketahanan sosial warga. Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pidie Jaya, Muhammad, dan Asisten Setdakab Pidie Jaya, Dr. Saiful.
Komitmen Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry
Dekan Fakultas Psikologi Prof. Dr. Muslim dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Drs. Nasruddin menegaskan komitmen fakultas untuk terus berkontribusi dalam penguatan ketahanan masyarakat Aceh melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang responsif terhadap isu kebencanaan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.