News
Sekda Aceh Percepat Huntara dan Logistik Jelang Ramadhan untuk Warga Terdampak
17 Februari 2026 17:45
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pascabencana guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan bermartabat. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke hunian sementara (huntara) yang lebih layak.
Saat ini, sebanyak 6.060 unit huntara telah dibangun, namun masih ada warga yang bertahan di tenda darurat. Selain huntara, pemerintah telah merampungkan 104 unit hunian tetap (huntap) di Aceh Utara. Bagi warga yang masih menunggu proses pembangunan, pemerintah memastikan penyaluran Dana Tunggu Harian (DTH) sebesar Rp 600.000 per orang tetap berlanjut.
Penanganan Pascabencana
- Hunian Sementara: 6.060 unit huntara telah dibangun, namun masih ada warga yang bertahan di tenda darurat.
- Hunian Tetap: 104 unit huntap telah selesai dibangun di Aceh Utara.
- Dana Tunggu Harian: Penyaluran DTH sebesar Rp 600.000 per orang tetap berlanjut bagi warga yang menunggu proses pembangunan.
Distribusi Logistik
- Koordinasi Anggaran: M Nasir meminta agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran antara APBA, BNPB, dan Kemensos.
- Pendistribusian Berbasis Data: Distribusi bantuan harus berbasis data yang terverifikasi dan diperbarui secara berkala.
Layanan Kesehatan dan Pendidikan
- Puskesmas: 307 dari 309 Puskesmas sudah kembali beroperasi, dengan penguatan layanan hingga tiga bulan ke depan, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Gayo Lues.
- Trauma Healing: Layanan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan menjadi prioritas.
- Sekolah Darurat: Pembangunan sekolah darurat di 13 lokasi telah mencapai progres 75 persen. Kebutuhan siswa seperti buku dan seragam segera dipenuhi koordinasi dengan Dinas Sosial.
Infrastruktur dan Ketahanan Pangan
- Akses Jalan Desa: Pemerintah Aceh menargetkan seluruh akses jalan desa kembali normal dalam satu bulan ke depan. Jembatan Bailey menjadi solusi prioritas yang ditargetkan rampung pada Juli mendatang.
- Irigasi Jambo Aye: Irigasi Jambo Aye mulai diuji alir untuk mengairi 7.000 hektare sawah pada akhir Februari 2026 guna menjaga ketahanan pangan dan ekonomi petani.
Kebijakan Khusus
- Operasi Pasar: Pemerintah akan menggelar operasi pasar untuk menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok.
- Penggratisan Listrik: Sekda Aceh meminta PLN memberikan kebijakan khusus bagi warga terdampak, termasuk penggratisan listrik selama tiga bulan.
Kesiapsiagaan Bencana
- Potensi Hujan Lebat: Mengingat peringatan BMKG mengenai potensi hujan lebat hingga 25 Februari 2026, Sekda Aceh meminta tim SAR tetap siaga 24 jam dan memperkuat sistem mitigasi berdasarkan pengalaman bencana sebelumnya.
