Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pasar Murah Daging Meugang: Warga Banda Aceh Nikmati Tradisi Tanpa Kenaikan Harga

18 Februari 2026 17:21

Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, melakukan peninjauan Pasar Murah Daging Meugang pada hari terakhir pelaksanaannya di Halaman Kantor PDAM Tirta Daroy, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan intervensi pasar untuk mengontrol harga daging, sehingga masyarakat kurang mampu tetap dapat menikmati daging dengan harga terjangkau dan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di Kota Banda Aceh.

Jalal mengatakan, harga daging masih stabil di antara Rp150 ribu sampai Rp160 ribu, dengan subsidi harga Rp140 ribu. Langkah ini diambil agar warga prasejahtera tetap bisa merasakan kebahagiaan meugang seperti tahun-tahun sebelumnya tanpa terbebani lonjakan harga. Antusias dari warga kota juga sangat tinggi sejak hari pertama digelar sampai hari ini terakhir.

Dampak Positif Pasar Murah Daging Meugang

  • Harga daging terkontrol: Harga daging tetap stabil di antara Rp150 ribu sampai Rp160 ribu.
  • Subsidi harga: Pemerintah Kota Banda Aceh subsidi harga daging sebesar Rp140 ribu.
  • Masyarakat kurang mampu terbantu: Warga dapat menikmati tradisi meugang tanpa terbebani lonjakan harga.
  • Antusias warga tinggi: Banyak masyarakat mengaku terbantu dan dapat membeli daging untuk kebutuhan meugang bersama keluarga.

Selain peninjauan pasar murah daging meugang, Sekda Kota Banda Aceh juga melakukan peninjauan harga pasar di pasar tradisional, Pasar Al Mahira Lamdingin.

Pasar Murah Daging Meugang: Warga Banda Aceh Nikmati Tradisi Tanpa Kenaikan Harga
0123456789