Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Kemenag Salurkan Rp19,3 Miliar untuk Pemulihan Fasilitas Keagamaan dan Pendidikan di Aceh

18 Februari 2026 10:41

Kementerian Agama Republik Indonesia menyalurkan bantuan penanganan bencana sebesar Rp19,3 miliar untuk mendukung pemulihan fasilitas keagamaan dan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh selama masa tanggap darurat. Bantuan ini dikelola melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Aceh berdasarkan hasil pendataan dan analisis JITUPASNA (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana).

Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan mendesak, termasuk logistik, operasional relawan, bantuan bagi mahasiswa terdampak, dan pemulihan madrasah serta pondok pesantren. Sebanyak 1.842 fasilitas terdampak, dengan Kabupaten Aceh Utara sebagai wilayah dengan kerusakan tertinggi.

Rincian Penyaluran Bantuan

  • Rp4,42 miliar dikelola langsung oleh Kanwil Kemenag Aceh untuk logistik, alat kebersihan, operasional relawan, perangkat internet satelit Starlink, serta bantuan bagi mahasiswa terdampak.
  • Rp14,9 miliar disalurkan langsung oleh Kementerian Agama ke rekening 131 madrasah swasta dan 18 pondok pesantren, masing-masing sebesar Rp100 juta per lembaga.
  • Rp2,35 miliar disalurkan sebagai bantuan sosial kepada 11.772 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dan Swasta, masing-masing sebesar Rp200 ribu per mahasiswa.
  • Bantuan barang meliputi tenda darurat, genset, pompa air, sekop, cangkul, alat pel, meja, kursi, hingga laptop, serta 5.000 Al-Qur’an yang didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota terdampak.

Dampak dan Harapan

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas keagamaan dan pendidikan di Aceh, serta menjaga kelancaran pelayanan pendidikan dan publik pascabencana. Dengan adanya dana ini, diharapkan masyarakat Aceh, khususnya pelajar dan mahasiswa, dapat segera kembali beraktivitas dengan normal.

Kemenag Salurkan Rp19,3 Miliar untuk Pemulihan Fasilitas Keagamaan dan Pendidikan di Aceh
0123456789