News
Sensus Ekonomi 2026: BPS Aceh Soroti Peran Data Berkualitas untuk Kebijakan Publik
10 Februari 2026 15:32
BPS Aceh menegaskan pentingnya data berkualitas dalam mendukung kebijakan publik yang tepat sasaran. Workshop Statistik Pertanian dihadiri insan pers dan pemangku kepentingan di Aceh, Selasa (10/2/2026).
Workshop ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pemanfaatan data statistik, khususnya di sektor pertanian. Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, mengapresiasi insan pers Aceh yang konsisten menghadirkan jurnalisme data secara profesional, etis, dan akurat.
Tujuan Sensus Ekonomi 2026
- Menyediakan gambaran menyeluruh kondisi perekonomian wilayah
- Mengidentifikasi persoalan riil dunia usaha dan daya saingnya
- Memotret fenomena ekonomi baru seperti ekonomi digital dan ekonomi lingkungan
- Mengukur kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian nasional
Maskot Bung Itung
BPS memperkenalkan maskot “Bung Itung” untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam Sensus Ekonomi 2026.
Data Pertanian Aceh
- Puncak panen padi di Aceh terjadi pada Maret–April dan September–Oktober
- Aceh berada di peringkat 10 nasional sebagai daerah dengan produksi padi terbesar
- Kontribusi produksi beras Aceh mencapai 3,12 persen dari produksi nasional pada 2024
- Produktivitas padi Aceh konsisten di atas rata-rata nasional
- Sektor pertanian Aceh ditopang komoditas jagung dan perkebunan, terutama kopi arabika
Target Produksi Padi 2026
- Luas tanam: 352.676 hektare
- Luas panen: 335.042 hektare
- Produktivitas: 5,5 ton per hektare
- Total produksi: 1,83 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 1,15 juta ton beras
