News
Dr Muhazar Ubah RSUZA Jadi Rumah Sakit Tanpa Dinding untuk Warga Aceh
5 jam yang lalu
Dr Muhazar H, yang baru saja dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA), berencana mengubah rumah sakit tersebut menjadi pusat layanan medis yang lebih proaktif dan menjangkau masyarakat Aceh. Dia memperkenalkan konsep 'hospital without wall', yang berarti rumah sakit tidak hanya melayani pasien yang datang, tetapi juga menjangkau mereka melalui telemedicine, kunjungan rumah, dan upaya preventif-promotif.
Konsep ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi warga Aceh, termasuk di pesantren dan lembaga pemasyarakatan. Dr Muhazar juga berjanji untuk meningkatkan ketersediaan obat-obatan dan bahan habis pakai, serta mengelola RSUZA secara profesional dengan fleksibilitas keuangan sebagai badan layanan umum daerah.
Konsep 'Hospital Without Wall'
- Telemedicine: Layanan kesehatan jarak jauh untuk menjangkau pasien di daerah terpencil.
- Kunjungan Rumah: Tim medis akan mengunjungi pasien yang tidak dapat datang ke rumah sakit.
- Upaya Preventif-Promotif: Program kesehatan untuk mencegah penyakit dan mempromosikan gaya hidup sehat.
- Layanan di Pesantren dan Lembaga Pemasyarakatan: Memastikan akses layanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.
Manajemen Profesional
- Fleksibilitas Keuangan: Sebagai badan layanan umum daerah, RSUZA memiliki keleluasaan dalam pengelolaan keuangan.
- Subsidi Biaya: Pemerintah provinsi akan menyubsidi biaya jika rumah sakit kekurangan anggaran.
- Mutu Pelayanan: Menjaga mutu pelayanan untuk menjaga nama baik daerah.
Dr Muhazar berharap bahwa dengan konsep ini, RSUZA dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Aceh.
