News
Dapur SPPG Yayasan Pura di Pidie Kembali Beroperasi Setelah Tersegel 24 Jam
25 Januari 2026 22:18
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Saudagar Rakyat Aceh (Pura) di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, kembali beroperasi normal pada Minggu, 25 Januari 2026. Sebelumnya, dapur tersebut tergembok selama 24 jam, yang menyebabkan terhentinya distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk 2.682 penerima manfaat.
Penyegelan dapur dilakukan oleh pemilik lokasi, Ichwan, yang juga merupakan pemilik kompleks Perumahan Citra Karsa. Ichwan menyebutkan bahwa penggembokan dilakukan karena menilai pengelola dapur SPPG tidak transparan sejak dapur didirikan hingga beroperasi.
Dampak Penyegelan
- Distribusi MBG untuk 2.682 penerima manfaat sempat terhenti.
- Pelayanan gizi bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah Kecamatan Pidie terdampak.
Kembali Beroperasi
- Setelah penyegelan selama sehari, dapur SPPG Yayasan Pura kembali beroperasi normal.
- Pelayanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk penerima manfaat dilanjutkan seperti biasa.
Penyebab Penyegelan
- Pemilik lokasi, Ichwan, menyebutkan bahwa penggembokan dilakukan karena ketidaktransparanan pengelola dapur SPPG.
- Penyegelan dilakukan secara sepihak oleh pemilik kompleks Perumahan Citra Karsa.
Dengan kembali beroperasinya dapur SPPG, diharapkan pelayanan gizi bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah Kecamatan Pidie dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.
Pentingnya Transparansi
- Insiden ini menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan program-program sosial.
- Keterbukaan informasi dapat mencegah terjadinya konflik dan memastikan kelancaran pelayanan publik.
Dengan kembali beroperasinya dapur SPPG, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat terus mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang mereka butuhkan.
Langkah ke Depan
- Yayasan Pura dan pemilik lokasi diharapkan dapat menyelesaikan perbedaan mereka dengan cara yang konstruktif.
- Transparansi dan komunikasi yang baik antara pengelola dan pemilik lokasi sangat penting untuk menghindari insiden serupa di masa depan.
