News
80 Ribu Guru Pensiun Setahun, Aceh Masih Andalkan Honorer untuk Kelas
1 jam yang lalu
Setiap tahun, 70.000 hingga 80.000 guru pensiun di Indonesia, termasuk di Aceh. Hal ini menyebabkan kekurangan tenaga pendidik yang terus terakumulasi, sehingga pemerintah masih mengandalkan peran guru honorer untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di kelas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan bahwa guru honorer tetap dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan proses belajar mengajar. Sementara itu, upaya peningkatan kualitas guru melalui sertifikasi dan program beasiswa terus digencarkan.
Dampak di Aceh
- Kekurangan guru di Aceh juga terasa, mengingat banyaknya guru yang pensiun setiap tahun.
- Guru honorer menjadi tulang punggung sementara untuk memenuhi jam belajar siswa.
- 150.000 guru yang belum memiliki kualifikasi S1/D4 akan mendapatkan beasiswa pendidikan pada tahun 2026.
Upaya Pemerintah
- Sertifikasi guru secara nasional telah mencapai di atas 92 persen.
- Program beasiswa melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) akan diberikan kepada guru yang belum memenuhi kualifikasi.
- Tahun 2025, 12.500 guru telah menerima beasiswa dengan nominal Rp 3 juta per semester.
