News
Bahasa Inggris Wajib untuk Siswa Kelas III SD di Aceh Mulai 2027
24 Januari 2026 18:54
Mulai tahun 2027, Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa kelas III SD di seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Kebijakan ini diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan global di masa depan.
Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah menyiapkan program pelatihan besar-besaran bagi guru yang akan dimulai pada 2026. Sekitar 100.000 guru di seluruh Indonesia, termasuk Aceh, akan dilibatkan dalam tahap awal pelatihan Bahasa Inggris. Program ini akan dikoordinasikan oleh Balai Guru di setiap daerah dengan pendampingan tenaga ahli yang ditunjuk langsung oleh kementerian.
Persiapan Guru
- 100.000 guru akan dilatih untuk mengajarkan Bahasa Inggris dengan baik sesuai karakter dan kebutuhan siswa sekolah dasar.
- Pelatihan akan dimulai pada 2026 untuk memastikan implementasi yang optimal pada 2027.
- Program ini mencakup pelatihan reguler, pelatihan kepala sekolah, dan pelatihan guru pendidikan khusus.
Program Pendukung
- Pemerintah menyiapkan beasiswa RPL S1 untuk 150.000 guru dengan masa studi yang bisa dipersingkat 1–2 tahun.
- Program "Pagi Ceria" akan diterapkan sebelum pembelajaran dimulai, mencakup kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya, senam bersama, dan doa bersama.
- Pemerintah menekankan pentingnya budaya sekolah yang aman, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta didukung sarana prasarana yang bersih dan sehat.
Tujuan Kebijakan
- Mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan global di masa depan.
- Meningkatkan kompetensi guru agar kebijakan berjalan optimal.
- Membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang bermutu dan inklusif.
Kebijakan ini merupakan bagian dari amanah pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang bermutu dan inklusif. "Semua ini adalah ikhtiar kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia," ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
