News
Bantuan Malaysia untuk Korban Banjir Aceh Barat dan Nagan Raya
22 Januari 2026 09:05
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya meninggalkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Untuk meringankan beban korban, STAIN Meulaboh bersama Dayah Darul Muta’allimin menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berasal dari donatur Malaysia.
Bantuan berupa 40 paket sembako dan uang tunai ini disalurkan kepada korban banjir di empat desa di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, dan Kecamatan Beutong Ateuh, Nagan Raya. Selain sembako, juga disalurkan peralatan kebersihan untuk masjid, pondok pesantren, dan lokasi pengungsian.
Detail Bantuan
- 40 paket sembako dan uang tunai dari donatur Malaysia.
- 20 paket untuk keluarga mahasiswa STAIN Meulaboh dan santri Dayah Darul Muta’allimin di Kecamatan Pante Ceureumen.
- 20 paket untuk korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh, Nagan Raya.
- Peralatan kebersihan untuk masjid, pondok pesantren, dan lokasi pengungsian.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir serta menjadi penguat semangat kebersamaan dan kepedulian kemanusiaan lintas negara. STAIN Meulaboh menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan kepada masyarakat Aceh.
Dampak Banjir
- Banjir bandang melanda beberapa desa di Aceh Barat dan Nagan Raya.
- Keluarga mahasiswa dan santri terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen.
- Masjid, pondok pesantren, dan lokasi pengungsian membutuhkan peralatan kebersihan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Kepedulian dari berbagai pihak, baik lokal maupun internasional, sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini.
Kepedulian Lintas Negara
- Donatur dari Malaysia telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah Aceh bagian timur.
- Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan lintas negara.
- STAIN Meulaboh dan Dayah Darul Muta’allimin berperan sebagai penyalur bantuan kepada korban banjir.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Aceh diharapkan dapat melewati masa sulit ini dan bangkit kembali.
