News
Utang Rp 90 Juta Diduga Picu Penembakan Tukang Bakso di Lhokseumawe
23 Januari 2026 11:07
Kasus penembakan seorang tukang bakso di Gampong Alue Lim, Lhokseumawe, masih dalam proses penyidikan. Polisi mengungkapkan bahwa uang transfer senilai Rp 90 juta diduga menjadi penyebab pembunuhan tersebut, yang berkaitan dengan utang-piutang.
Hingga saat ini, polisi telah menangkap tiga tersangka yang berperan sebagai eksekutor. Mereka juga telah melakukan rekonstruksi kasus dan mengamankan senjata api serta peluru aktif.
Kronologi Kasus
- Korban: Muhammad Nasir, tukang bakso di Gampong Alue Lim
- Waktu Kejadian: Senin, 10 November 2025, sekitar pukul 00.03 WIB
- Lokasi: Depan rumah korban di Gampong Alue Lim
- Modus: Penembakan menggunakan senjata api jenis pistol
Tersangka dan Penangkapan
- Tersangka A: Ditangkap di Kabupaten Bireuen, diduga sebagai eksekutor
- Tersangka ZU: Pemilik uang yang diduga menjadi penyebab utang-piutang
- Tersangka IG: Datang bersama tersangka A saat kejadian penembakan
Bukti dan Penyidikan
- Polisi mengamankan senjata api laras pendek dan tiga butir peluru aktif
- Rekonstruksi kasus telah dilakukan dengan lima adegan yang diperagakan tersangka
- Berkas perkara tahap I telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe
Kasus ini masih dalam proses penyidikan, dan polisi terus mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap motif dan pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus penembakan ini.
Dampak Sosial
- Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Lhokseumawe
- Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil hukum sendiri
- Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menyelesaikan masalah utang-piutang dengan cara yang damai dan sesuai hukum
Dengan adanya kasus ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan menghindari konflik yang dapat berujung pada tindakan kriminal. Polisi juga terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lhokseumawe.
Langkah Selanjutnya
- Polisi akan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap motif dan pelaku lainnya
- Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi kepada polisi jika memiliki data terkait kasus ini
- Polisi akan terus berkoordinasi dengan kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya
