News
Warga Bireuen Bingung Huntara vs Huntap, Ruslan Daud Dapat Aspirasi
19 jam yang lalu
Warga Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, mengalami kebingungan terkait rencana pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi penyintas banjir. Minimnya sosialisasi membuat warga tidak memahami perbedaan kedua skema tersebut dan khawatir kehilangan hak atas rumah permanen jika menerima huntara.
Keluhan ini disampaikan kepada anggota DPR RI, Ruslan Daud, saat kegiatan buka puasa bersama sekaligus reses dan penyerapan aspirasi di desa setempat. Warga meminta kepastian pembangunan hunian tetap agar memiliki tempat tinggal yang permanen.
Kebingungan Warga
- Warga tidak memahami perbedaan huntara dan huntap.
- Khawatir menerima huntara akan menggugurkan hak atas huntap.
- Minimnya sosialisasi dari pemerintah setempat.
Kondisi Warga
- Mutia, perwakilan warga, menceritakan kondisi ayahnya yang berusia 70 tahun.
- Ayahnya harus berpindah-pindah tempat sejak rumah terdampak banjir.
- Setiap hari, ayahnya bolak-balik ke desa untuk mencari informasi terkait kepastian pembangunan rumah.
Permintaan Warga
- Warga meminta kepastian jadwal pembangunan huntap.
- Warga setuju diusulkan pembangunan huntara, namun di tengah ketidaktahuan.
- Warga meminta pemahaman yang jelas mengenai perbedaan huntara dan huntap.
