News
Takjil di Banda Aceh Aman dari Bahan Berbahaya, 60 Sampel Diuji BPOM
1 hari yang lalu
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengumumkan bahwa hasil pemeriksaan takjil berbuka puasa Ramadhan di Banda Aceh tidak mengandung bahan berbahaya. Pemeriksaan dilakukan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh terhadap 60 sampel makanan dan minuman yang dijual di berbagai lokasi di Banda Aceh.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menyatakan bahwa seluruh sampel yang diuji tidak mengandung borak, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B. Hal ini menunjukkan kesadaran pedagang dalam menggunakan bahan aman semakin meningkat.
Hasil Pemeriksaan dan Kesadaran Pedagang
- 60 sampel takjil dan penganan diuji oleh BPOM Aceh.
- Tidak ditemukan bahan berbahaya seperti borak, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B.
- Kesadaran pedagang dalam menggunakan bahan aman dinilai meningkat.
- Pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ini menandakan masyarakat semakin cerdas dan jujur dalam menjalankan usaha. Ia juga berharap bahwa pengawasan yang terus dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Banda Aceh.
