Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Korban Banjir Bireuen Diminta Tidur di Pendopo Bupati, MaTA Protes Penolakan Huntara

24 Januari 2026 13:40

Banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga. Korban banjir masih tinggal di tenda, sementara Pemerintah Kabupaten Bireuen dinilai tidak menyiapkan hunian sementara (huntara). Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, meminta masyarakat korban banjir untuk tidur di pendopo Bupati Bireuen sebagai bentuk protes.

Alfian menyatakan bahwa Pemkab Bireuen belum mengusulkan pembangunan huntara kepada Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Hal ini menyebabkan korban banjir tidak memiliki tempat tinggal transisi yang layak. Ia mendesak Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh serta Satgas DPR RI untuk segera melakukan intervensi.

Kondisi Korban Banjir

  • Korban banjir masih tinggal di tenda
  • Pemkab Bireuen dinilai tidak menyiapkan huntara
  • Alfian meminta korban tidur di pendopo bupati sebagai protes

Tuntutan MaTA

  • Pemkab Bireuen harus segera mengusulkan pembangunan huntara
  • Satgas Rehabilitasi Aceh dan DPR RI diminta campur tangan
  • DPRK Bireuen dinilai diam dan tidak menjalankan fungsi pengawasan

Pertanyaan dan Desakan

  • Alfian mempertanyakan sikap Bupati Bireuen yang dinilai tidak menunjukkan empati
  • Ia mendesak Bupati Bireuen untuk menyampaikan kejelasan pembangunan hunian tetap (huntap)
  • Alfian juga mempertanyakan pembangunan tiga unit rumah percontohan di kawasan Bale Panah yang dinilai tidak menjawab kebutuhan mendesak warga

Pentingnya Hunian Sementara

  • Hunian sementara lazim digunakan sebagai solusi transisi sebelum hunian permanen tersedia
  • Skema ini bertujuan mencegah korban kembali ke rumah yang tidak layak huni atau bertahan terlalu lama di pengungsian
  • Pembangunan hunian tetap memerlukan tahapan administratif dan teknis yang memakan waktu berbulan-bulan bahkan lebih dari satu tahun

Alfian menegaskan bahwa aspirasi warga penting, tetapi pemerintah tetap berkewajiban mengambil keputusan berbasis perhitungan risiko, waktu, dan kapasitas pelaksanaan. Ia berharap bahwa dengan adanya tekanan moral ini, Pemkab Bireuen akan segera bertindak untuk menyediakan hunian sementara bagi korban banjir.

Korban Banjir Bireuen Diminta Tidur di Pendopo Bupati, MaTA Protes Penolakan Huntara
0123456789