News
Warga Bireuen Harus Tahan di Tenda Bocor, Harap Huntara Sebelum Ramadan
27 Januari 2026 18:15
Lantai tanah di tenda darurat milik Nasriadi basah ketika hujan turun sore itu. Air merembes dari kain tenda bantuan yang kemudian dijahit seadanya tersebut.
Sejak banjir besar itu, Nasriadi tidak lagi memiliki rumah. Bangunan tempat tinggalnya hilang tersapu arus. Ia mengatakan tak ada yang sempat diselamatkan, kecuali beberapa surat berharga dan pakaian.
Kondisi Tenda Bocor
- Tenda darurat hanya terbuat dari kain jahitan
- Saat hujan, air merembes ke dalam tenda
- Saat matahari terik, udara di dalam tenda menjadi panas
- Tenda menjadi tempat tinggal Nasriadi dan enam anggota keluarga
Kebutuhan Huntara
- Nasriadi menginginkan hunian sementara
- Pemerintah Kabupaten Bireuen belum mengusulkan pembangunan hunian sementara
- Warga bersedia menyesuaikan diri jika hunian sementara dibangun
- Lokasi pembangunan hunian sementara tidak menjadi masalah
Dampak Sosial
- Kesehatan anak-anak Nasriadi terganggu akibat tinggal di tenda
- Warga harus mengungsi ke meunasah atau masjid saat hujan lebat
- Banjir pada 26 November 2025 merusak 64 rumah di Desa Salah Sirong Jaya
- Sekitar 100 rumah lainnya terancam akibat gerusan sungai yang terus melebar
