News
Siswa SMA Jamat Aceh Tengah Belum Bisa Sekolah, Tenda Darurat Belum Tersedia
09 Februari 2026 14:48
Puluhan siswa kelas jauh Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berlokasi di Desa Reje Payung, Kemukiman Wihni Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, hingga kini belum dapat mengikuti proses belajar mengajar. Kondisi ini terjadi karena belum tersedianya tenda darurat pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Kelas jauh tersebut berada di bawah naungan SMA Negeri 10 Takengon. Sebelumnya, aktivitas belajar mengajar masih menumpang di SD Negeri 10 Linge. Namun, bangunan sekolah tersebut rusak berat akibat diterjang banjir bandang, sehingga tidak lagi bisa digunakan.
Dampak Bencana
- Puluhan siswa kelas jauh SMA di Desa Reje Payung belum dapat mengikuti proses belajar mengajar.
- Bangunan sekolah rusak berat akibat banjir bandang, sehingga tidak lagi bisa digunakan.
- Warga kecewa dengan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana.
- Desa Reje Payung merupakan pusat pendidikan bagi empat desa di Kemukiman Wihni Dusun Jamat.
Tanggapan Pemerintah
- Tenda darurat untuk kelas jauh Jamat telah diserahkan kepada SMA Negeri 10 Takengon, tetapi masih terkendala akses jalan yang rusak.
- 27 siswa di kelas jauh tersebut, mulai dari kelas X hingga kelas XII, masih mengikuti proses pembelajaran secara terbatas dan mandiri bersama guru di rumah-rumah warga yang tidak terdampak bencana.
- Pembangunan gedung sekolah permanen akan diusulkan setelah adanya surat pelepasan tanah di Kemukiman Wihni Dusun Jamat.
Harapan Warga
- Warga berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Aceh segera memberikan tenda darurat bagi siswa SMA kelas jauh di Jamat.
- Anak-anak sangat ingin kembali belajar.
