News
Pemkab Pidie Serahkan 12 Unit Huntara untuk Korban Banjir di Blang Pandak
22 Januari 2026 17:47
Pemerintah Kabupaten Pidie resmi menyerahkan kunci hunian sementara (huntara) kepada korban banjir bandang di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse. Penyerahan kunci dilakukan langsung oleh Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, didampingi Wakil Bupati Alzaizi serta unsur Forkopimda. Dengan penyerahan tersebut, Kabupaten Pidie menjadi daerah tercepat di Aceh yang menuntaskan dan menyerahkan huntara kepada warga terdampak banjir.
Huntara tersebut dibangun menyusul banjir bandang yang melanda kawasan itu pada November 2025. Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, SH, CPM, mengatakan penyerahan kunci secara simbolis menandai rampungnya pembangunan huntara sebagai bentuk komitmen Pemkab Pidie dalam memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal layak huni pascabencana.
Detail Pembangunan Huntara
- 12 unit huntara dibangun dengan metode swakelola tipe II.
- Huntara diperuntukkan bagi warga yang rumahnya hanyut dan mengalami rusak berat akibat banjir.
- Pembangunan huntara bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Tahun 2025.
- Seluruh unit huntara dibangun di lokasi yang telah ditetapkan dan dinilai aman dari potensi bencana susulan.
Langkah Selanjutnya
Pemkab Pidie terus menyiapkan skema rehabilitasi dan rekonstruksi rumah permanen, termasuk rencana relokasi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Selain pembangunan fisik, Pemkab Pidie juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan air bersih, sanitasi, serta akses layanan kesehatan bagi penghuni huntara.
Komitmen Pemkab Pidie
Andi menambahkan, pembangunan huntara menjadi langkah awal dalam penanganan pascabencana. "Masa transisi darurat menuju pemulihan ini harus dioptimalkan karena menjadi penghubung antara respons tanggap darurat dengan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Semoga Gampong Blang Pandak menjadi gampong tangguh bencana di Kabupaten Pidie," pungkasnya.
Dengan penyerahan huntara ini, diharapkan warga terdampak banjir dapat segera kembali beraktivitas normal dan memulai proses pemulihan pascabencana.
