Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, akan segera memanggil pihak eksekutif terkait hilangnya data korban banjir yang menyebabkan mereka tidak menerima bantuan. Langkah ini diambil setelah menerima pengaduan dari aparatur gampong tentang keresahan korban banjir yang tidak terdata.
Aparatur gampong mengaku telah mendata dan menyerahkan data secara akurat ke Pemko Lhokseumawe. Namun, saat pengumuman penerima bantuan, beberapa korban tidak terdata, menimbulkan kesan kesalahan pendataan terjadi di tingkat gampong.
Klarifikasi Data Korban Banjir
- Aparatur gampong telah mendata dan menyerahkan data korban banjir secara akurat.
- Data hilang saat pengumuman penerima bantuan, menyebabkan korban tidak menerima bantuan.
- Kesalahan pendataan diduga terjadi di tingkat dinas terkait, bukan di tingkat gampong.
- DPRK Lhokseumawe akan memanggil Sekda dan dinas terkait untuk klarifikasi.
Faisal menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh berlarut dan perlu segera diluruskan untuk memastikan kejelasan masalah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.